Narasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Meningkatkan Tekanan Harga pada Emas dan Saham
Sore ini, The Fed menyetujui kenaikan suku bunga sebesar 0,25%. Selain itu, mereka juga memberi sinyal akan menambah satu kali lagi kenaikan suku bunga di masa mendatang sebelum akhir tahun. Pasar bereaksi negatif terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan di masa depan ini.
Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga sebesar 0,25%, yang secara resmi berarti suku bunga kini berada di kisaran 3,75%–4%. Kenaikan suku bunga ini sudah diperkirakan oleh para pelaku utama di Wall Street, dan telah memberikan tekanan harga ke bawah pada sebagian besar saham serta logam mulia.
Selain kenaikan suku bunga tersebut, The Fed juga memberi isyarat akan kemungkinan kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun ini. Jika hal itu benar-benar terjadi, ada banyak kekhawatiran bahwa pasar akan terus melemah.
Akibatnya, harga emas tertekan di kisaran $4.264 per troy ounce, atau $137,12 per gram. Perak juga turun ke $62,93 per troy ounce. Saham juga tidak jauh lebih baik. S&P 500 diperdagangkan di level 7551 sebelum penutupan sesi perdagangan hari ini.
Banyak trader spekulatif maupun investor jangka panjang kini mencari petunjuk berikutnya ke mana arah pasar akan bergerak, tetapi tampaknya inflasi yang terus berlanjut, ditambah perang Iran yang masih berlangsung dan harga minyak yang tinggi, mungkin akan bertahan untuk sementara waktu.
Related assets: Gold, Silver, Palladium, Platinum