Emas dan Saham Penambang Emas Alami Pekan yang Sangat Baik, Sementara DXY Merosot ke 98,85
Emas dan perak melanjutkan tren breakout mereka seiring dolar AS merosot ke level 98,85. Tidak hanya emas dan perak, ETF penambang emas seperti GDX juga menunjukkan kinerja yang baik, dengan mencatatkan pertumbuhan lebih dari 14% hanya dalam 7 hari terakhir.
Emas, perak, dan saham penambang emas baru saja mengalami pekan yang sangat baik. Emas menutup pekan ini diperdagangkan di atas 4.600 dolar AS per ons troy, sementara perak berakhir di 69 dolar AS per ons troy. Bukan hanya logam mulia yang berkinerja baik, saham-saham penambang emas juga demikian. Harga GDX, yang secara luas dianggap sebagai ETF penambang emas paling populer, naik hingga di atas 100 dolar AS, mencatatkan pertumbuhan 14,29% dalam pergerakan harga 7 harinya.
Ceritanya tidak hanya soal logam. DXY (indeks dolar AS) terus merosot hingga di bawah 98, dipicu oleh berita terbaru mengenai rencana Departemen Keuangan AS untuk melipatgandakan rencana pembelian kembali (buyback) obligasi bertenor lebih panjang.
Emas, perak, dan saham penambang emas bukan satu-satunya yang diuntungkan pekan ini. Pasar mata uang kripto juga tampil baik, dengan Bitcoin maupun Ethereum memanfaatkan kabar buruk seputar dolar AS.
Di sisi lain, pasar saham memberikan sinyal yang beragam. S&P 500 menutup pekan ini di sekitar level 7.677, sehingga kinerjanya tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan logam mulia, saham penambang, atau pasar mata uang kripto.
Apakah reli emas ini dapat berlanjut pekan depan masih harus dilihat, tetapi momentumnya saat ini terlihat sangat baik bagi para peyakin logam mulia.
Related assets: Gold, Silver, Palladium, Platinum